December 11, 2018

ACTA Siap Pasang Badan Hadapi Pihak yang Berani Ganggu Pencipta Lagu “2019 Ganti Presiden”

Video Viral Lagu 2019 Ganti Presiden (ist)


intelijen – Gardu Banteng Marhaen (GBM) mengalihkan pelaporan pencipta lagu “2019 Ganti Presiden”, dari gitaris grup band Boomerang, John Paul Ivan, ke Johny Alang atau “Sang Alang”.

Hal itu dilakukan setelah dipastikan pencipta lagu “2019 Ganti Presiden” bukan ciptaan Paul Ivan. “Kita ingin tahu nama asli Sang Alang biar laporan ke polisi bisa ditindaklanjuti,” kata Koordinator GBM Sulaksono Wibowo seperti dikutip suaranasional (20/05).

Pembina Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) Habiburokhman menegaskan, ACTA siap pasang badan untuk mengadvokasi Johny Alang jika ada yang mempolisikan pencipta “2019 Ganti Presiden” ini.

“ACTA siap lahir batin pasang badan Advokasi Hukum pencipta lagu ini kalau sampai ada yg berani ganggu,” tegas Habiburokhman di akun Twitter @habiburokhman.

Di sisi lain, Paul Ivan menegaskan bahwa pihaknya tidak difitnah sebagai pencipta lagu yang menjadi viral di sosial media itu.

Bahkan, selain menyatakan dirinya difitnah, Ivan mengaku kepemimpinan Presiden RI Joko Widodo masih yang terbaik hingga kini. “Dan sampai detik ini, dalam konteks politik kepemimpinan, menurut saya, Presiden Joko Widodo, masih yang terbaik, untuk mewujudkan impian rakyat Indonesia,” ucap Ivan seperti dikutip cnnindonesia (21/05).

Dari sisi liriknya, lagu ciptaan Sang Alang itu menurut pelaku seni yang juga aktivis perempuan Ratna Sarumpaet, sesuai dengan fakta.

Dengan alasan itu, Ratna meminta Paul Ivan untuk mencermati lirik lagu itu. “Suruh Jhon P Ivan buka telinga dan kaca mata hitamnya supaya dia tau isi lagu itu fakta. Kemiskinan Rakyat, fakta. Harga-harga yang terus menerus naik dan menyudutkan rakyat, fakta. Janji-janji politik yang tidak diwujukan itu, juga fakta. Masak seniman kayak John tidak punya empaty pada penderitaan rakyat?” tanya Ratna di akun
@RatnaSpaet.

Sebelumnya Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, menegaskan lantunan lagu itu merupakan gejolak yang muncul di masyarakat atas kondisi yang terjadi mengenai permasalahan bangsa.

Menurut Fahri, tak ada boleh seorang pun yang menganggu kebebasan berpendapat orang lain. Begitupula pemerintah yang seharusnya tidak perlu takut dengan berbagai kritik yang dilakukan oleh masyarakat.

Share Button

Related Posts