September 20, 2017

ACTA Endus Ada Gerakan Islamophobia Di Indonesia

Ilustrasi (ist)


intelijen – Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) melaporkan seorang warganet bernama Tirtahadi Chandra ke Bareskrim Polri. TC dilaporkan karena mengunggah dua status yang mempelesetkan kalimat syahadat.

Namun demikian, Wakil Ketua Advokat Cinta Tanah Air (ACTA), Hendarsam Marantoko mengatakan bahwa TC juga mengunggah postingan di Facebook yang dinilainya sebagai upaya untuk memecah belah bangsa. Padahal, kata dia, TC merupakan salah satu akun yang menyuarakan “Aku Indonesia, Aku Pancasila”.

“Ini contohnya, ketika ada demo rohingya yang dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat, Aher (Ahmad Heryawan) dia (TC) memperoloknya dengan mengatakan pemirsa ini bukan demo tapi pameran ketololan massal dipimpin seorang yang tolol yang kebetulan jadi gubernur,” beber Hendarsam saat ditemui di Bareskrim Mabes Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (12/11).

Atas postingan itu, Hendarsam menduga TC merupakan bagian dari gerakan Islamophobia yang menebar kebencian terhadap Islam di Indonesia.

“Kenapa, karena demo bela rohingnya ini semua tidak ada perdebatan bahwa ini adalah krisis kemanusiaan. Jadi, kami melihat, islamophobia itu ada. Setiap apa yang mengaitkan dengan Islam selalu-selalu saja antipati terhadap itu,” bebernya.

ACTA baru saja melaporkan akun Facebook TC ke Bareskrim Mabes Polri dengan dugaan pelanggaran pasal 27 ayat 3 UU ITE dan pasal 156a KUHP tentang penodaan agama. Adapun nomor laporan kepolisian tersebut adalah TBL/ 624/ IX/ 2017/ Bareskrim.(rmol)

Share Button

Related Posts