October 18, 2018

Surat Terbuka Buat Presiden Jokowi

Fahri Hamzah


intelijen – Saya ingin menulis surat terbuka kepada presiden @jokowi yang masih memimpin republik ini….ini tentang tuduhan korupsi dan nilai tukar kita yang semakin letih…ia seperti nampak tak terkait padahal hukum adalah penunjuk arah ekonomi…#KursKepastian

Pak presiden @jokowi yth,
Sekitar 2 atau 3 bukan setelah bapak dilantik, akhir 2014, kita bertemu untuk rapat konsultasi….entah apa yang membuat saya begitu bersemangat pada pertemuan pertama saya membawa buku tulisan saya tentang “Demokrasi, Transisi dan korupsi..”.

Saya juga membawa dokumen hasil kajian BPK tentang tentang “Audit Kinerja KPK”. Saya serahkan buku itu langsung ke tangan bapak. Saya katakan, “pak, penting bapak mulai dengan hukum yang pasti”. Buddy Bag itu saya serahkan disaksikan wakil presiden dan menteri sekretaris negara.

Waktu itu, bapak mengucapkan terima kasih. Dan saya berharap bapak akan menyuruh staf bapak mempelajari. Sebuah temuan dan sebuah pendekatan dalam pemberantasan korupsi agar hukum itu pasti dan agar semua tak menjadi alat untuk menghibur diri. Hiburan semata seperti hari ini.

Sementara buku yang saya bawa dan dokumen temuan BPK menjelaskan 2 hal; bahwa korupsi adalah persoalan sistem, bukan soal PRILAKU manusia semata dan bahwa KPK sebagai penegak hukum pemberantasan korupsi telah mulai ditemukan bermain kotor. KPK adalah sapu kotor.

Itulah yang saya sampaikan kepada bapak waktu itu, berharap bapak akan waspada bahwa apa yang menjadi perhatian saya akan bapak pelajari dan akan bapak perbaiki. Sebab satu2-nya sesal saya terhadap pemerintahan sebelumnya adalah membiarkan KPK seperti ini. #KursKepastian

Waktu itu, telah muncul beberapa kali sengketa antara penegak hukum, bermula dari saling curiga dan dilanjutkan oleh saling sangka bahkan berakhir dengan saling serang. Ada #CicakBauaya1, ada #CicakBuaya2 dan seterusnya. Konflik dibiarkan jadi sengketa terbuka.

Untuk mengingatkan bapak, bahwa di awal pemerintahan bapak konflik berlanjut. KPK mengintervensi pemilihan kabinet. KPK mencoret Nama2 (merah kuning hijau)yang sampai sekarang mereka permainkan. Lalu terjadilah konflik terbuka kembali. #KursKepastian

Sekedar mengingatkan bapak, KPK secara sembrono mentersangkakan seseorang yang telah bApak kirim ke DPR sebagai calon Kapolri dan lalu dalam uji kelayakan DPR meloloskan yang bersangkutan. Dan lalu yang bersangkutan melakukan praperadilan. Ia menang. #KursKepastian

Share Button

Related Posts