Selasa, 22/05/2012 14:55 WIB

Intelijen

Home Warta Malaysia Bangun Lima Lokasi Baru untuk Pangkalan Kekuatan Udaranya
Malaysia Bangun Lima Lokasi Baru untuk Pangkalan Kekuatan Udaranya
Jumat, 17 Februari 2012 17:31

Atraksi Atraksi

INTELIJEN.co.id - Muncul sebagai kekuatan ultra-modern, Angkatan Udara Malaysia, Royal Malaysia Air Force (RMAF) akan merelokasi dan memperluas pangkalannya di lima lokasi.

Relokasi, termasuk untuk pangkalan Resimen Artileri (31 RAD) dan Kepolisian Udara (Royal Malaysia Police Air Wing), merupakan kompensasi dari pengembangan pangkalan lama, Sungai Besi Airport land, menjadi situs Bandar Malaysia yang bertujuan mempromosikan kota metropolitan Kuala Lumpur.

Perusahaan pengembang yang menangani pembangunan, 1Malaysia Development Bhd (1MDB), akan memberikan delapan lokasi baru untuk instalasi militer dan polisi tersebut.

Dalam pernyataan persnya, Jum'at, 17 Februari 2012, seperti dilapokan Bernama, 1MDB menyampaikan ada lima lokasi untuk relokasi operasi-operasi RMAF pada pangkalan Kuala Lumpur di Subang, Kuantan, Sendayan, Butterworth dan Kedak Falun, kemudian dua lokasi, untuk Royal Malaysia Police di Subang dan Ipoh, dan satu lokasi lagi untuk Resimen Artileri 31 RAD di Kajang.

Perjanjian untuk pengembangan di Butterworth dan Kedak Falun untuk RMAF telah ditandatangani pada Desember tahun lalu, sedangkan perjanjian untuk lokasi Ipoh yang akan menjadi pangkalan Royal Malaysia Police ditandatangani bulan lalu.

Sisanya telah ditandatangani hari ini oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Malaysia, Datuk Seri Dr Ahmad Ismail, Wakil Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Datuk Mohd Wahab Yasin, dan CEO perusahaan pengembang (1MDB), Shahrol Halmi.

Proses relokasi dan pembangunan pangkalan baru, akan dilakukan secara bertahap setelah pembangunan Bandar Malaysia selesei, dalam lima tahun ke depan.

Bandar Malaysia adalah tempat bersejarah bagi kelahiran Angkatan Udara Malaysia, RMAF, yang sekarang telah tumbuh menjadi sebuah kekuatan udara ultra-modern, tulis Bernama.


 
Pemerintah AS Sedang Upayakan Referendum bagi Papua
INTELIJEN.co.id - Pemerintah Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Marty Natalagewa harus menyataka
Grup AS dalam Pemerintahan SBY
INTELIJEN.co.id - Wikileaks merilis bocoran terbaru kawat-kawat berita dari pos Kedutaan Besar Amer
Jerusalem Center, Minta Cina dan Rusia Cegah Rencana Serangan Israel ke Iran
INTELIJEN.co.id - Dalam beberapa minggu terakhir ini, berbagai artikel dan analisis di media-media
Konflik Freeport, di Tengah Usaha Renegosiasi Kontrak Tambang
INTELIJEN.co.id - Asap hitam membubung di langit Timika, papua. Penerbangan dari dan menuju Bandara
Poin Pidato Kenegaraan Presiden SBY, Jelang 17 Agustus 2011
INTELIJEN.co.id - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari ini tadi, Selasa 16 Agustus 2011, menyampa
Banner
Banner