|
Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Israel (IDF), Benny Gantz (Foto: Istimewa)
INTELIJEN.co.id - Pejabat senior militer Israel mengatakan bahwa Israel adalah negara yang kuat dan mampu menghadapi setiap konflik potensial.
"Israel adalah negara yang kuat, tanpa rasa takut sejak 1967. Kami memiliki daya tahan, kami aktif. Saya mengatakan ini dengan cara yang cukup bertanggung jawab, dari tempat yang paling mengancam, baik Lebanon dengan 40 ribunya rudal atau Gaza dengan sepuluh ribu roket," kata Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Israel (IDF), Benny Gantz, Kamis, 16 Februari 2012, dalam sebuah wawancara di Channel 10 News yang dilansir Arutz Sheva.
Ditanya apakah Israel akan menghadapi perang ini tahun depan, Gantz menjawab, bahwa dirinya berharap tidak terjadi.
"Saya harap tidak. Saya tidak tahu. Saya tidak punya perjanjian dengan musuh mengenai tanggal perang dan karena itu yang bisa saya katakan adalah saya evaluasi hal itu. Saya pikir kita pada saat yang kritis," katanya.
Dia menambahkan bahwa selama bertahun-tahun, IDF telah meningkatkan kemampuannya. Adapun proses pengambilan keputusan dan pertimbangan tentang kapan, mengapa dan bagaimana, Gantz mengatakan ingin melakukan itu di tempat yang tepat.
Dua minggu lalu, dalam sambutannya pada Konferensi Herzliya, Gantz melukiskan gambaran mengkhawatirkan ancaman militer terhadap Israel, dan mengatakan perang berikutnya Israel dapat berlangsung pendek dan kasar.
"Ancaman terhadap Israel belum menghilang," katanya, yang menambahkan bahwa apa yang relevan di masa lalu tetap relevan.
"Delapan divisi militer Suriah ditempatkan antara Laut Galilea dan Damaskus. Kekuatan ini sekarang tidak aktif, tapi itu bisa berubah besok pagi," kata Gantz.
|