Selasa, 22/05/2012 14:53 WIB

Intelijen

Home Warta Pangdam Cenderawasih: Sempalan OPM dalang penembakan di Freeport
Pangdam Cenderawasih: Sempalan OPM dalang penembakan di Freeport
Kamis, 16 Februari 2012 19:26

Panglima Komando Daerah Militer XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Erfi Triassunu (Foto: Cenderawasih Pos)Panglima Komando Daerah Militer XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Erfi Triassunu (Foto: Cenderawasih Pos)

INTELIJEN.co.id - Berbagai penembakan di area Freeport selama ini diduga kuat dilakukan oleh sempalan Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Dilaporkan Antara, Panglima Komando Daerah Militer XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Erfi Triassunu, Kamis, 16 Februari 2012, mengatakan hingga saat ini pengikut bekas Panglima TPN OPM, mendiang Kelly Kwalik masih ada dan diduga kuat mereka mendalangi berbagai aksi penembakan di areal Freeport.

Kelly Kwalik tertembak mati dalamĀ  penyergapan oleh tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri di sebuah rumah di kawasan Gorong-gorong Timika pada 16 Desember 2009.

"Pasti ada hubungannya. Sempalan-sempalannya kan pasti ada," kata Erfi Triassunu. Dia mengaku pernah bertemu secara langsung dengan Kelly Kwalik beberapa tahun lalu saat bertugas selama tiga bulan di Timika.

Berbagai aksi teror penembakan yang dilakukan oleh kelompok pengikut Kelly Kwalik tersebut diduga dilatari oleh perasaan dendam lantaran mereka tidak diperhatikan. "Intinya soal kesejahteraan dan keadilan," tutur Erfi.

Terkait semakin kerapnya aksi penembakan oleh gerombolan bersenjata tak dikenal di areal Freeport akhir-akhir ini, menurut Pangdam Cenderawasih, Kapolda Papua Irjen Pol Drs Bigman Lumban Tobing secara resmi telah meminta bantuan dan dukungan pengamanan dari jajaran Kodam XVII Cenderawasih.

Jajaran Kodam XVII/Cenderawasih akan memberikan dukungan maksimal dalam hal pengamanan PT Freeport sebagai salah satu Obyek Vital Nasional (Obvitnas).

Sesuai ketentuan UU Nomor 34 tahun 2004 tentang TNI, katanya, para prajurit TNI juga diberikan kewenangan untuk melakukan tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yaitu dalam rangka mengatasi kelompok separatis.

Dari data PT Freeport Indonesia, terhitung sejak Juli 2009 hingga Februari 2012, tercatat sudah 15 orang meninggal dan 54 orang lainnya terluka akibat aksi penembakan oleh kelompok bersenjata tak dikenal.

Para korban meninggal berprofesi sebagai karyawan Freeport, karyawan perusahaan kontraktor, pendulang tradisional, petugas security Freeport dan aparat keamanan dari pihak kepolisian.


 
Pemerintah AS Sedang Upayakan Referendum bagi Papua
INTELIJEN.co.id - Pemerintah Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Marty Natalagewa harus menyataka
Grup AS dalam Pemerintahan SBY
INTELIJEN.co.id - Wikileaks merilis bocoran terbaru kawat-kawat berita dari pos Kedutaan Besar Amer
Jerusalem Center, Minta Cina dan Rusia Cegah Rencana Serangan Israel ke Iran
INTELIJEN.co.id - Dalam beberapa minggu terakhir ini, berbagai artikel dan analisis di media-media
Konflik Freeport, di Tengah Usaha Renegosiasi Kontrak Tambang
INTELIJEN.co.id - Asap hitam membubung di langit Timika, papua. Penerbangan dari dan menuju Bandara
Poin Pidato Kenegaraan Presiden SBY, Jelang 17 Agustus 2011
INTELIJEN.co.id - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari ini tadi, Selasa 16 Agustus 2011, menyampa
Banner
Banner