|
Foto: Istimewa
INTELIJEN.co.id - Produksi emas Cina naik 5,89 persen dari tahun ke tahun hingga mencapai 360,96 ton pada tahun 2011. Produksi ini menandai sebuah rekor tinggi dan peringkat tertinggi di dunia untuk lima tahun berturut-turut, Asosiasi Emas Cina mengatakan Selasa, 31 Januari 2012, seperti dilaporkan Xinhua.
Yang menarik, rekor dan peringkat itu diperoleh Cina setelah negeri panda ini membuat terobosan dalam mengeksplorasi tambang emas baru dan melakukan kegiatan eksplorasi di luar negeri pada tahun 2011. Hanya saja, asosiasi tidak merinci terobosan yang dimaksud dan kegiatan eksplorasi di luar negeri yang ikut mendongkrak produksi emas Cina tersebut.
10 produsen emas teratas negara ini menyumbang sampai 50,98 persen dari total produksi nasional tahun lalu, sedangkan lima provinsi-tingkat daerah, yakni, Shandong, Henan, Jiangxi, Fujian dan Mongolia menghasilkan 59,9 persen dari total produksi nasional.
Permintaan emas yang tinggi, menurut asosiasi, karena investor memandang nilai emas tahan terhadap krisis keuangan tahun 2011, dengan nilai transaksi produk emas yang melonjak 53,45 persen dari tahun ke tahun mencapai 2,48 triliun yuan atau 393 miliar dolar AS (sekitar 3.500 triliun rupiah) di Shanghai Gold Exchange, bursa emas utama Cina.
Sementara, asosiasi menambahkan, nilai transaksi emas berjangka di Shanghai Futures Exchange mencapai 5,1 triliun yuan, naik 178,68 persen tahun ke tahun.
Cina adalah produsen dan konsumen emas terbesar emas dunia. Rekor dan peringkat produksi yang dicapai tersebut adalah yang pertama dengan melampaui Afrika Selatan yang mengambil posisi teratas di dunia pada 2007.
|