|
Kamis, 26 Januari 2012 19:44 |
|
Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Alexander A. Ivanov (Foto: indonesia.mid.ru)
INTELIJEN.co.id - Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Alexander A. Ivanov, mempertanyakan Kredit Ekspor (KE) satu miliar dolar AS yang diberikan Pemerintah Rusia kepada Indonesia, yang seharusnya digunakan untuk membeli berbagai peralatan militer dari negara Beruang Merah tersebut.
Hal itu dikemukakan Ivanov saat bertemu dengan Komisi I DPR RI, yang menambahkan bahwa sudah ada penandatangan antara Menteri Keuangan Indonesia dengan Rusia terkait hal tersebut.
“Rusia mempertanyakan mengapa Indonesia tidak melanjutkan pembelian peralatan militer dari Rusia. Ini preseden buruk bagi Indonesia,” Kata Lili Wahid seusai pertemuan, seperti diwartakan www.itoday.co.id, Kamis, 26 Januari 2012. Lili mengakui jika Komisi I baru tahu ada masalah seperti itu.
Adik Almarhum Gus Dur ini juga mengatakan, bahwa Komisi I akan meminta keterangan dari pemerintah, dalam hal ini kementerian pertahanan. Dan Komisi I juga akan memberitahukan ke komisi yang berhubungan dengan kementerian keuangan.
Kerjasama pertahanan antara Rusia-Indonesia menghangat kembali sejak Pemerintahan Megawati, yang membeli berbagai peralatan militer dari Rusia. Sejak saat itu, Rusia semakin intensif berhubungan dengan Indonesia dengan memberikan Kredit Ekspor untuk mempermudah Indonesia mendapatkan peralatan militer negara Beruang Merah tersebut.
Indonesia sendiri berencana akan menambah lagi armada Sukhoinya, dengan memesan pesawat tempur sejenis dengan nilai kontrak sebesar 200 juta dolar AS.
|