Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB

Intelijen

Home Warta Menteri Intelijen Iran: Sanksi Barat terhadap Minyak Iran Tidak akan Efektif
Menteri Intelijen Iran: Sanksi Barat terhadap Minyak Iran Tidak akan Efektif
Selasa, 24 Januari 2012 19:22

Menteri Intelijen Iran, Heidar Moslehi (Foto: IRNA)Menteri Intelijen Iran, Heidar Moslehi (Foto: IRNA)

INTELIJEN.co.id - Embargo Barat pada minyak Iran, tidak akan efektif dan bukanlah ancaman terhadap Republik Islam. Sebaliknya hal itu dianggap sebagai sebuah kesempatan oleh Teheran.

Menteri Intelijen Iran, Heidar Moslehi, mengatakan pada Senin malam di Isfahan, seperti dilaporkan kantor berita Irna, Selasa, 24 Januari 2012.

"Sanksi Barat itu tidak efektif terhadap pembentukan Islam, dan bukanlah ancaman bagi bangsa Iran, sebaliknya menjadi kesempatan, kata Moslehi, yang menambahkan bahwa di dunia sekarang ini, situasi ekonomi Uni-Eropa tidak akan mengizinkan untuk membuat tekanan ekonomi yang serius terhadap Teheran dengan menyetujui embargo.

Dia mencatat bahwa kekuatan hegemonik berusaha untuk menginduksi kekecewaan di Iran dengan
menyetujui sanksi, tetapi pembunuhan ilmuwan Iran sebelumnya oleh kekuatan intelijen membuktikan bahwa embargo akan sia-sia dan tidak bisa mengubah kemajuan Teheran ke depan.

Diingatkan juga tentang plot musuh untuk men-destabilisasi Iran pada kesempatan pemilihan Parlemen Iran, 2 Maret 2012 mendatang. Namun, Moslehi menambahkan bahwa Republik Islam akan mengalahkan semua plot bermusuhan.

"Musuh berusaha untuk membatasi pengaruh regional Teheran dengan mengkaitkan ke masalah internal, tetapi Republik Islam akan melanjutkan peran inspirasi ke arah dunia Muslim dan dukungannya untuk kebangkitan Islam populer di wilayah ini," ia menggarisbawahi.

Uni-Eropa, pada Senin, 23 Januari 2012, mengesahkan larangan impor minyak dari Iran, dan setuju untuk membekukan aset Bank Sentral Iran, bergabung dengan tindakan yang ditetapkan sebelumnya oleh Amerika Serikat. Sanksi, akan sepenuhnya ditegakkan pada 1 Juli.

Perkembangan itu, memunculkan kekhawatiran semakin memburuknya situasi politik regional dan ekonomi global, khususnya dengan meningkatnya harga minyak dunia.


 
Pemerintah AS Sedang Upayakan Referendum bagi Papua
INTELIJEN.co.id - Pemerintah Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Marty Natalagewa harus menyataka
Grup AS dalam Pemerintahan SBY
INTELIJEN.co.id - Wikileaks merilis bocoran terbaru kawat-kawat berita dari pos Kedutaan Besar Amer
Jerusalem Center, Minta Cina dan Rusia Cegah Rencana Serangan Israel ke Iran
INTELIJEN.co.id - Dalam beberapa minggu terakhir ini, berbagai artikel dan analisis di media-media
Konflik Freeport, di Tengah Usaha Renegosiasi Kontrak Tambang
INTELIJEN.co.id - Asap hitam membubung di langit Timika, papua. Penerbangan dari dan menuju Bandara
Poin Pidato Kenegaraan Presiden SBY, Jelang 17 Agustus 2011
INTELIJEN.co.id - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari ini tadi, Selasa 16 Agustus 2011, menyampa
Banner
Banner