|
Rabu, 18 Januari 2012 16:58 |
|
Tank Leopard (Foto: Istimewa)
INTELIJEN.co.id - Indonesia memerlukan tank terbaru untuk menjaga wilayah perbatasannya, seorang pengamat militer mengungkapkan, menanggapi rencana TNI AD yang akan membeli tank bekas Leopard dari Belanda.
"Secara ideal, Indonesia butuh tank terbaru jenis Main Battle Tank seperti Leopard. Saat ini, Indonesia hanya punya jenis light tank atau tank ringan," kata Muhajir Effendi seperti diwartakan situs berita www.itoday.co.id, Rabu, 18 Januari 2012.
Muhajir juga tidak sependapat jika dikatakan Tank Leopard yang akan dibeli pemerintah Indonesia tidak cocok dengan wilayah Indonesia.
"Malaysia kondisi alamnya sama dengan Indonesia, juga memiliki jenis tank seperti ini. Memang, Tank Leopard didesain tidak sesuai dengan alam Indonesia, tetapi untuk menjaga wilayah perbatasan sangat diperlukan," ungkapnya.
Kata Muhajir, membeli peralatan militer dari Eropa atau AS sangat berbeda dengan membeli dari Rusia.
"Rusia akan menentukan peralatan militer yang sesuai dengan kondisi Indonesia, contohnya pesawat Sukhoi, tempat duduk maupun lainnya disesuaikan dengan orang Indonesia. Ini berbeda jika kita membeli dari AS atau Eropa," jelas Muhajir.
Menurut Muhajir, pembelian tank bekas itu, nantinya bisa menjadi transfer teknologi bagi pembangunan industri militer Indonesia.
"Kita harapkan dengan pembelian tank itu ada usaha pemerintah mengembangkan tank jenis Main Battle Tank untuk industri militer di Indonesia," papar Muhajir.
Muhajir juga memaklumi Indonesia merencanakan membeli tank bekas Leopard karena disesuaikan dengan Minimum Essential Force (MEF) yang dikonsepkan Panglima TNI.
Untuk melengkapi kebutuhan peralatan tempurnya, TNI AD berencana membeli tank bekas dari Belanda, Leopard. TNI berharap pihak DPR menyetujui pembelian tank bekas tersebut karena diperuntukkan untuk menjaga wilayah NKRI.
|