|
Selasa, 17 Januari 2012 19:37 |
|

INTELIJEN.co.id - Iran kembali dituduh sebagai tokoh antagonis. Kali ini negara para mullah ini dituduh Perancis telah menyelundupkan senjata ke Suriah, guna mendukung kelompok oposisi menjatuhkan Pemerintahan Basyir Al Asad, seperti dilansir oleh kantor berita Telegraph.
Atas tuduhan tersebut, Iran melalui Menteri Luar Negeri, Ramin Mehmanparast kemudian mengeluarkan protes keras terhadap Perancis, dengan mengatakan bahwa apa yang dituduhkan Perancis kepada Iran sama sekali tidak berdasar.
Perancis tidak sendiri dalam hal ini. Negara yang terkenal dengan Menara Eiffelnya ini mendapatkan dukungan dari Amerika Serikat (AS), yang menyatakan bahwa Iran telah mengirimkan bantuan senjata melalui Korps Pasukan Khusus Garda Revolusi Iran, Quds. Dengan tujuan, menciptakan keributan dan menimbulkan pertumpahan darah di Suriah.
Iran sendiri hingga sekarang masih dalam sanksi Dewan Keamanan PBB, yaitu dilarang melakukan kegiatan ekspor-impor senjata, yang dijatuhkan 2007 dan 2010 karena program nuklirnya yang dinilai kontroversial.
|