Selasa, 22/05/2012 14:09 WIB

Intelijen

Home Warta Gagal Lacak Jaringan Neo-Nazi, Badan Intelijen Domestik Jerman Alami Gejolak
Gagal Lacak Jaringan Neo-Nazi, Badan Intelijen Domestik Jerman Alami Gejolak
Selasa, 17 Januari 2012 12:03

Foto: IstimewaFoto: Istimewa

INTELIJEN.co.id - Badan intelijen domestik Jerman, di bawah gejolak terkait kegagalannya untuk mengungkap sel neo-Nazi yang diduga membunuh sedikitnya 10 orang sejak tahun 2000. Gejolak, dilaporkan Der Spiegel, Senin, 16 Januari 2012, telah membebaskan seorang pejabat senior dari tugasnya dalam perubahan awal para pegawai yang dilakukan dalam menanggapi peristiwa itu.

Pada akhir 2011, kepala badan, Heinz Fromm, mencopot Artur Hertwig sebagai kepala departemen pemberantasan ekstremis sayap kanan. Dia telah digantikan oleh Franziska Dinchen Büddefeld, yang memiliki pengalaman dalam menyelidiki jaringan-jaringan teror Islam dan berpengalaman dalam bekerja sama dengan departemen intelijen daerah.

Hertwig, telah memimpin departemen penyelidikan ekstremisme sayap kiri dan sayap kanan, yang digabung pada 2006, dan sekarang dipisahkan lagi.

Fromm, sudah kebobolan pada akhir November 2011, ketika badan, Kantor Federal untuk Perlindungan Konstitusi, telah membuat kesalahan dalam penyelidikan kelompok, yang sekarang dikenal sebagai jaringan Zwickau.

Dia mengatakan telah mampu melacak anggota dari trio neo-Nazi (Uwe Böhnhardt, Uwe Mundlos and Beate Zschäpe) yang menyebut dirinya National Socialist Underground, dan tidak diperoleh informasi mengenai orang-orang yang telah membantu mereka menghindari polisi dan pelaksanaan kejahatan mereka.

Aksi terorisme yang dilakukan jaringan Zwickau, berawal pada 6 Mei 2000, yang sekaligus menandai titik rendah dalam penyelidikan yang dilakukan otoritas keamanan federal dengan membuat begitu banyak kesalahan.

Pada Sabtu naas 11 tahun lalu itu, polisi dan agen intelijen tidak bisa mencegah eskalasi kekerasan yang akhirnya akan merenggut kehidupan delapan orang keturunan Turki, seorang Yunani, dan seorang petugas polisi wanita, semua diduga ditembak oleh Böhnhardt dan Mundlos  antara September 2000 dan April 2007.

Kasus baru terungkap pada awal November 2011, Mundlos menembak Böhnhardt dan dirinya sendiri dalam sebuah kendaraan rekreasi di Eisenach setelah perampokan bank yang gagal. Peristiwa ini telah mengejutkan Jerman.

Sekarang terungkap, ternyata pihak berwenang sebenarnya bisa saja menghentikan pembunuhan oleh kelompok yang menjuluki dirinya sebagai National Socialist Underground, sebelum benar-benar terjadi.

Bukti foto-foto yang dilaporkan badan intelijen domestik jerman, Kantor Federal untuk Perlindungan Konstitusi, menunjukkan tidak adanya aksi yang cepat dari aparat keamanan yang sebenarnya sudah mengawasi lama kelompok teroris Neo-Nazi itu.


 
Pemerintah AS Sedang Upayakan Referendum bagi Papua
INTELIJEN.co.id - Pemerintah Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Marty Natalagewa harus menyataka
Grup AS dalam Pemerintahan SBY
INTELIJEN.co.id - Wikileaks merilis bocoran terbaru kawat-kawat berita dari pos Kedutaan Besar Amer
Jerusalem Center, Minta Cina dan Rusia Cegah Rencana Serangan Israel ke Iran
INTELIJEN.co.id - Dalam beberapa minggu terakhir ini, berbagai artikel dan analisis di media-media
Konflik Freeport, di Tengah Usaha Renegosiasi Kontrak Tambang
INTELIJEN.co.id - Asap hitam membubung di langit Timika, papua. Penerbangan dari dan menuju Bandara
Poin Pidato Kenegaraan Presiden SBY, Jelang 17 Agustus 2011
INTELIJEN.co.id - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari ini tadi, Selasa 16 Agustus 2011, menyampa
Banner
Banner