|
Senin, 16 Januari 2012 21:17 |
|
Tank Leopard (Foto: Istimewa)
INTELIJEN.co.id - Tentara nasional Indonesia (TNI) mempersilahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memantau proses pembelian tank bekas dari Belanda jenis Leopard.
"Selama ini, kita diaudit BPK. Kalau nanti aturannya oleh KPK, ya silahkan saja, jika ada kejanggalan," kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Laksamana Muda TNI Iskandar Sitompul kepada wartawan, di Wisma Elang Laut Jl Diponegoro, Jakarta, seperti dilaporkan situs berita www.itoday.co.id, Senin, 16 Januari 2012.
Menurut Iskandar, keberadaan Tank Leopard sangat dibutuhkan TNI untuk menjaga kedaulatan bangsa Indonesia.
"Keberadaan tank itu bukan hanya di Jawa," ungkapnya.
Kata Iskandar, pihak KSAD yang akan mengatur penempatan tank yang akan dibeli dari Belanda itu.
"Nanti yang mengatur penempatan itu KSAD," ujar Iskandar.
Dalam rilis yang dibagikan, TNI AD akan melengkapi sistem pertahanan dengan dana APBN 2011 sebesar 14 triliun rupiah dengan peralatan tempur terbaru.
TNI berharap pihak DPR menyetujui pembelian tank bekas dari Belanda jenis Leopard karena diperuntukkan untuk menjaga wilayah NKRI.
|