Selasa, 22/05/2012 14:02 WIB

Intelijen

Home Warta Tiga Kemungkinan Konspirasi Pembunuhan Ilmuwan Nuklir Iran
Tiga Kemungkinan Konspirasi Pembunuhan Ilmuwan Nuklir Iran
Jumat, 13 Januari 2012 10:46

Pusat Pengembangan Nuklir Iran di Isfahan, Iran Tengah (Foto: Institute for Science and International Security/Israel National News)Pusat Pengembangan Nuklir Iran di Isfahan, Iran Tengah (Foto: Institute for Science and International Security/Israel National News)

INTELIJEN.co.id - Para pejabat intelijen Barat, mengatakan, profesor Iran yang terbunuh oleh bom mobil, Mustafa Ahmadi Roshan terhubung dan termasuk salah satu tokoh kunci program nuklir Iran. Pembunuhannya, dikatakan, menyerupai pola pembunuhan yang menargetkan tokoh-tokoh kunci dalam program nuklir Iran dalam beberapa tahun terakhir.

Iran percaya bahwa pembunuhan ilmuwan tersebut dilakukan oleh "unsur asing", dan meminta PBB untuk mengutuknya. Pembunuhan, dikatakakan sebagai upaya untuk mencurangi hak Iran dalam mengembangkan program nuklir damai.

Meski pemerintahnya tidak menyebut secara khusus, para pejabat Iran mengatakan bahwa Israel dan AS berada di belakang pembunuhan terbaru.

Namun, beberapa pengamat mengatakan bahwa Israel atau operasi intelijen AS untuk menghentikan atau memperlambat program nuklir Iran bukan satu-satunya penjelasan yang mungkin.

Di antara kemungkinan lain adalah pemberontakan dalam negeri Iran, yang dipimpin oleh salah satu dari sejumlah kelompok yang berjuang melawan rezim Iran saat ini, karena berbagai alasan.

Di antara kelompok yang menonjol adalah Mujahidin Khalq Organization, sebuah kelompok bawah tanah yang berkekuatan sekitar 10.000 pemberontak yang telah melawan rezim berkuasa Iran selama bertahun-tahun. Hal ini secara luas dikaitkan dengan mengungkapkan program nuklir Teheran.

Pengamat lain mengatakan bahwa pemerintah Iran bisa jadi bertanggung jawab atas kematian, yang mungkin hasil dari intrik politik atau balas dendam, dan para ilmuwan yang telah tewas itu belum tentu yang penting untuk program Iran.


 
Pemerintah AS Sedang Upayakan Referendum bagi Papua
INTELIJEN.co.id - Pemerintah Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Marty Natalagewa harus menyataka
Grup AS dalam Pemerintahan SBY
INTELIJEN.co.id - Wikileaks merilis bocoran terbaru kawat-kawat berita dari pos Kedutaan Besar Amer
Jerusalem Center, Minta Cina dan Rusia Cegah Rencana Serangan Israel ke Iran
INTELIJEN.co.id - Dalam beberapa minggu terakhir ini, berbagai artikel dan analisis di media-media
Konflik Freeport, di Tengah Usaha Renegosiasi Kontrak Tambang
INTELIJEN.co.id - Asap hitam membubung di langit Timika, papua. Penerbangan dari dan menuju Bandara
Poin Pidato Kenegaraan Presiden SBY, Jelang 17 Agustus 2011
INTELIJEN.co.id - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari ini tadi, Selasa 16 Agustus 2011, menyampa
Banner
Banner