Selasa, 22/05/2012 13:58 WIB

Intelijen

Home Warta Australia Ajak Indonesia Kerjasama Atasi Penyelundupan Manusia
Australia Ajak Indonesia Kerjasama Atasi Penyelundupan Manusia
Kamis, 12 Januari 2012 15:08

Pencari Suaka Iran Berusaha Mencapai Australia (Foto: ABC News/Department of Home Affairs, file photo)Pencari Suaka Iran Berusaha Mencapai Australia (Foto: ABC News/Department of Home Affairs, file photo)

INTELIJEN.co.id - Australia mengatakan isu penyelundupan manusia sebagai "tantangan baru" dunia internasional, dan mengajak Indonesia untuk terlibat mengatasinya.

Menteri Luar Negeri Australia, Kevin Rudd, telah mengangkat isu tersebut saat bertemu dengan Menteri Luar Negeri Indonesia, Marty Natalegawa beberapa waktu lalu di Jakarta, ABC News melaporkan, Rabu 11 Januari 2012.

Dikatakan, bahwa jumlah kedatangan perahu orang-orang Iran yang diselundupkanl dan bermaksud mencari suaka ke Australia menunjukkan peningkatan yang tajam dalam beberapa bulan terakhir, di mana mereka menggunakan Indonesia sebagai tempat transit untuk sampai ke Australia.

Menurut ABC News, mengutip Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia, Mechael Tene, Indonesia diberi informasi oleh Australia  bahwa hampir 50 persen pencari suaka Iran ingin mencapai Australia.

Dalam pandangan Indonesia, masalah itu tidak secara khusus tentang Iran, tetapi lebih tentang tugas menangani suatu persoalan wilayah yang rumit, dalam hal ini, karena para pencari suaka datang melalui Dubai.

"Pemahaman saya, dari informasi yang diberikan Rudd, bahwa orang-orang Iran adalah para pencari suaka. Mereka datang melalui Dubai, kemudian ke Bali, dari sana mereka berusaha mencapai Australia," kata Tene.

Kedua menteri luar negeri sepakat untuk berbagi informasi lebih lanjut tentang arus orang tersebut dan untuk menemukan cara menghalangi jalur mereka.

Terkait gembong penyelundupan manusia yang baru saja selesei menjalani masa hukuman di penjara Indonesia, Zamin Ali, Australia telah memutuskan untuk tidak mengejarnya.

Zamin Ali, juga dikenal sebagai Haji Sakhi, telah di penjara sejak Mei 2010 untuk pelanggaran yang berkaitan dengan penyelundupan manusia.

Australia telah berusaha untuk mengekstradisi warga kebangsaan Pakistan itu. Tapi hanya beberapa hari sebelum dibebaskan, permintaan ekstradisi dicabut.


 
Pemerintah AS Sedang Upayakan Referendum bagi Papua
INTELIJEN.co.id - Pemerintah Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Marty Natalagewa harus menyataka
Grup AS dalam Pemerintahan SBY
INTELIJEN.co.id - Wikileaks merilis bocoran terbaru kawat-kawat berita dari pos Kedutaan Besar Amer
Jerusalem Center, Minta Cina dan Rusia Cegah Rencana Serangan Israel ke Iran
INTELIJEN.co.id - Dalam beberapa minggu terakhir ini, berbagai artikel dan analisis di media-media
Konflik Freeport, di Tengah Usaha Renegosiasi Kontrak Tambang
INTELIJEN.co.id - Asap hitam membubung di langit Timika, papua. Penerbangan dari dan menuju Bandara
Poin Pidato Kenegaraan Presiden SBY, Jelang 17 Agustus 2011
INTELIJEN.co.id - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari ini tadi, Selasa 16 Agustus 2011, menyampa
Banner
Banner