|
Lokasi gempa aceh, Rabu, 11 Januari 2012 (Foto: Tribun News)
INTELIJEN.co.id - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tadi pagi telah menerima laporan terkait adanya gempa bumi di Nanggroe Aceh Darussalam, dan menginstruksikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk menanganinya.
"Presiden sangat prihatin dengan adanya bencana di Aceh dan dibutuhkan penanganan. Presiden telah menginstruksikan kepada BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) untuk menanganinya," kata Juru Bicara Presiden, Julian Aldrin Pasha, di Mess TNI AL, Malang, Jawa Timur, Rabu siang, 11 Januari 2012, seperti dilansir situs resmi Presiden RI, www.presidenri.go.id.
Menurut Julian, sebelum bertolak ke Malang, Presiden sudah menerima laporan dari BNPB yang masih terus melakukan pemantauan gempa di Aceh tersebut.
"Tadi pagi dilaporkan belum ada korban," katanya.
Julian menambahkan bahwa Kepala Negara juga telah meminta Menko Kesra, Agung Laksono, untuk mengadakan koordinasi langsung dengan menteri terkait.
Dini hari tadi gempa kembali terjadi di Aceh. Menurut laporan BNPB, gempa terjadi sekitar lima kali, dengan kekuatan bervariasi. Gempa pertama terjadi pukul 01.36 WIB, dengan kekuatan 7.6 SR.
Pusat gempa berada di kawasan barat daya Meulaboh, Aceh Barat. Gempa terakhir, yang merupakan gempa susulan, berkekuatan 5.0 SR terjadi pukul 04.00 WIB di barat daya Simelue.
Semula, Badan Klimatologi, Metereologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan gempa ini berpotensi tsunami, tapi kini situasi dinyatakan aman.
|