|
Rabu, 11 Januari 2012 07:49 |
|
Brigadir Jenderal Masoud Jazayeri, Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Iran (Foto: abna.ir)
INTELIJEN.co.id - Pejabat militer Iran mengatakan bahwa kehadiran pasukan Amerika Serikat di wilayah, tidak dapat diterima.
Berbicara kepada kantor berita IRNA, Selasa, 10 Januari 2012, Wakil Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Iran, Brigadir Jenderal Masoud Jazayeri, mengatakan kehadiran pasukan asing di wilayah Teluk adalah tidak sah dan tidak dapat diterima.
Jazayeri menganjurkan pasukan asing termasuk Amerika untuk meninggalkan Teluk Persia. Ia mengatakan negara-negara regional cukup kuat untuk melindungi keamanan mereka sendiri dan wilayah.
Terkait keberhasilan latihan perang laut "Velayat-90" di selat Hormuz oleh Angkatan Laut Iran baru-baru ini, Ia mengatakan hal itu menunjukkan wujud dan potensi kemampuan Iran dalam memberikan keamanan regional.
Dalam waktu dekat, Iran menyatakan akan menggelar latihan perang baru, kali ini oleh angkatan darat negara itu.
Panglima Angkatan Darat Iran, Brigadir Jenderal Ahmad-Reza Pourdastanpada, pada Selasa, 10 Januari 2012, menyatakan kepada IRNA, bahwa pasukan darat akan menguji peralatan senjata api canggih dalam latihan perang besar di Iran timur, segera.
Dikatakan latihan bertujuan untuk menguji kesiapan tempur Angkatan Darat dan memberikan kesempatan para veteran menyampaikan pengalaman kepada pasukan muda.
Ditambahkan bahwa pasukan darat Iran harus sepenuhnya siap mempertahankan perbatasan Iran dan menunjukkan kemampuan tempur tinggi.
|