Selasa, 22/05/2012 13:51 WIB

Intelijen

Home Warta Dua Pekerja PT Freeport Tewas, Awali Insiden Penembakan Kelompok Tak Dikenal Pasca Aksi Mogok
Dua Pekerja PT Freeport Tewas, Awali Insiden Penembakan Kelompok Tak Dikenal Pasca Aksi Mogok
Selasa, 10 Januari 2012 12:21

Area Pertambangan PT Freeport Indonesia di Papua (Foto: Istimewa)Area Pertambangan PT Freeport Indonesia di Papua (Foto: Istimewa)

INTELIJEN.co.id - Insiden penembakan kembali terjadi di area PT Freeport Indonesia. Dua orang kontraktor perusahaan tambang emas dan tembaga asal Amerika Serikat ini ditemukan tewas dekat area penambangan Grassberg.

Juru bicara PT Freeport, Ramdani Sirait, pada Senin, 9 Januari 2012, seperti dilansir beberapa media, mengatakan, kedua kontraktor ditemukan tewas dalam mobil milik Freeport setelah sebelumnya mobil itu ditembaki.

Insiden penembakan oleh orang tak dikenal ini, merupakan yang pertama terjadi sejak berakhirnya aksi mogok kerja karyawan selama tiga bulan, sebagai buntut konflik antara pihak serikat pekerja dan manajemen PT Freeport.

Sebelumnya, selama berlangsung konflik panjang dengan aksi mogok kerja dan penutupan akses ke area pertambangan oleh para pekerja, sempat terjadi bentrokan antara pekerja dan aparat keamanan di Terminal Gorong-gorong.

Satu orang pekerja tewas dalam bentrokan, di mana Freeport memanfaatkan aparat keamanan Indonesia untuk berhadapan dengan pekerja.

Beberapa hari setelah insiden berdarah di Terminal Gorong-gorong, muncul insiden lain, juga di area PT Freeport. Sebuah mobil milik Departemen Manajemen Keamanan dan Resiko Manajemen perusahaan tambang asal Amerika Serikat ini, dikabarkan ditembak orang tak dikenal.

Insiden di awal 2012 ini, telah menambah daftar korban tewas oleh penembakan orang atau kelompok tak dikenal di area PT Freeport.

Dalam pencermatan PT Freeport, sejak 8 Juli 2009, insiden penembakan sudah menyebabkan 8 orang meninggal dan sekitar 40 orang lainnya luka-luka, dari karyawan PT Freeport maupun perusahaan kontraktornya. Dan, selama dua tahun tersebut, pelaku penembakan disebutkan belum terungkap.


 
Pemerintah AS Sedang Upayakan Referendum bagi Papua
INTELIJEN.co.id - Pemerintah Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Marty Natalagewa harus menyataka
Grup AS dalam Pemerintahan SBY
INTELIJEN.co.id - Wikileaks merilis bocoran terbaru kawat-kawat berita dari pos Kedutaan Besar Amer
Jerusalem Center, Minta Cina dan Rusia Cegah Rencana Serangan Israel ke Iran
INTELIJEN.co.id - Dalam beberapa minggu terakhir ini, berbagai artikel dan analisis di media-media
Konflik Freeport, di Tengah Usaha Renegosiasi Kontrak Tambang
INTELIJEN.co.id - Asap hitam membubung di langit Timika, papua. Penerbangan dari dan menuju Bandara
Poin Pidato Kenegaraan Presiden SBY, Jelang 17 Agustus 2011
INTELIJEN.co.id - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari ini tadi, Selasa 16 Agustus 2011, menyampa
Banner
Banner