|
Selasa, 10 Januari 2012 12:21 |
|
Area Pertambangan PT Freeport Indonesia di Papua (Foto: Istimewa)
INTELIJEN.co.id - Insiden penembakan kembali terjadi di area PT Freeport Indonesia. Dua orang kontraktor perusahaan tambang emas dan tembaga asal Amerika Serikat ini ditemukan tewas dekat area penambangan Grassberg.
Juru bicara PT Freeport, Ramdani Sirait, pada Senin, 9 Januari 2012, seperti dilansir beberapa media, mengatakan, kedua kontraktor ditemukan tewas dalam mobil milik Freeport setelah sebelumnya mobil itu ditembaki.
Insiden penembakan oleh orang tak dikenal ini, merupakan yang pertama terjadi sejak berakhirnya aksi mogok kerja karyawan selama tiga bulan, sebagai buntut konflik antara pihak serikat pekerja dan manajemen PT Freeport.
Sebelumnya, selama berlangsung konflik panjang dengan aksi mogok kerja dan penutupan akses ke area pertambangan oleh para pekerja, sempat terjadi bentrokan antara pekerja dan aparat keamanan di Terminal Gorong-gorong.
Satu orang pekerja tewas dalam bentrokan, di mana Freeport memanfaatkan aparat keamanan Indonesia untuk berhadapan dengan pekerja.
Beberapa hari setelah insiden berdarah di Terminal Gorong-gorong, muncul insiden lain, juga di area PT Freeport. Sebuah mobil milik Departemen Manajemen Keamanan dan Resiko Manajemen perusahaan tambang asal Amerika Serikat ini, dikabarkan ditembak orang tak dikenal.
Insiden di awal 2012 ini, telah menambah daftar korban tewas oleh penembakan orang atau kelompok tak dikenal di area PT Freeport.
Dalam pencermatan PT Freeport, sejak 8 Juli 2009, insiden penembakan sudah menyebabkan 8 orang meninggal dan sekitar 40 orang lainnya luka-luka, dari karyawan PT Freeport maupun perusahaan kontraktornya. Dan, selama dua tahun tersebut, pelaku penembakan disebutkan belum terungkap.
|