|
Foto: Istimewa
INTELIJEN.co.id - Departemen Pertahanan Amerika Serikat dan CIA menyelidiki kemungkinan pengeluaran informasi rahasia terhadap pembuatan film tentang pembunuhan Osama bin Laden, menurut seorang anggota parlemen Partai Republik.
Agustus lalu, Pete King, ketua komite Parlemen pada Homeland Security, menyerukan penyelidikan atas laporan yang menyatakan bahwa pemerintahan Obama telah memberikan akses tingkat tinggi kepada Sony Pictures untuk film tentang misi yang menewaskan Osama bin Laden.
Menurut sebuah surat dari kantor Inspektur Jenderal Departemen Pertahanan tanggal 23 Desember dan dikeluarkan oleh komite pada Kamis, 5 Januari 2012, King mengatakan bahwa setelah kajian awal informasi, Kantor Inspektur Jenderal Deputi Bidang Penilaian Intelijen dan Program Khusus telah mengumumkan sebuah proyek untuk menyelidiki keprihatinan yang diangkatnya melalui penyelidikan 9 Agustus.
Kantor Urusan Publik CIA juga menulis pada 8 November bahwa CIA telah mengembangkan kebijakan tertulis untuk membuat satu titik acuan yang akan mengatur interaksi berikutnya dengan industri hiburan.
"Saya senang bahwa Inspektur Jenderal di Departemen Pertahanan dan CIA setuju dengan saya bahwa potensi kebocoran untuk pembuatan film adalah sesuatu yang layak diselidiki dan diambil tindakan untuk mengatasi," kata King dalam sebuah pernyataan, Kamis, 5 Desember 2012, seperti dikutip ABC News.
Menurutnya, kebocoran yang mengikuti keberhasilan misi penewasan Osama bin Laden menyebabkan penangkapan-penangkapan warga Pakistan dan menyisipkan bahaya bagi pahlawan misi dan keluarga mereka.
Secara pribadi, tambah King, individu-individu yang terlibat dalam operasi khusus intelijen dan masyarakat memberikan dukungan permintaannya untuk penyelidikan.
King menulis pada 9 Agustus bahwa ia prihatin berkelanjutan kebocoran informasi rahasia tentang operasi militer yang sensitif, dan ia memperingatkan kerjasama yang erat dengan pembuatan film-film detektif Hollywood dapat menyebabkan kebocoran lebih lanjut yang bisa merusak keberhasilan operasi di masa depan.
"Partisipasi selanjutnya JSOC dan badan intelijen dalam membuat sebuah film bertema serangan, bersiap meningkatkan kebocoran tersebut, dan merusak reputasi organisasi-organisasi ini, yang dibangun dengan susah payah," kata King dalam sebuah tulisan surat yang ditujukan kepada Inspektur Jenderal Departemen Pertahanan, Gordon Heddell, dan Inspektur Jenderal CIA, David Buckley.
Dia menegaskan bahwa keberhasilan organisasi ini sangat penting untuk keamanan ke depan dalam negeri Amerika serikat.
Sekretaris Pers Gedung Putih, Jay Carney, mengatakan kepada ABC News pada musim panas lalu bahwa tuduhan King adalah "konyol" dan "hanya palsu" dan dia telah menyarankan Homeland Security lebih menekan komite untuk menyelidiki keprihatinan.
"Kami tidak mendiskusikan informasi rahasia. Saya berharap bahwa ketika kita menghadapi ancaman lanjutan dari terorisme, Komite Parlemen pada Homeland Security akan memiliki topik lebih penting dari pada membahas sebuah film" kata Carney.
Film bertema serangan terhadap Osama Bin Laden akan disutradarai oleh sutradara film Amerika, Kathryn Bigelow, yang memenangkan Oscar sebagai sutradara "The Hurt Locker" yang memenangkan total tujuh Oscar total di 2010, termasuk gambar terbaik.
Mark Boal, yang bekerja dengan Bigelow pada film yang meledak tersebut, juga telah menandatangani untuk memproduksi film Bin Laden, yang dalam pra-produksi dan akan dibintangi Rooney Mara, Tom Hardy dan Idris Elba.
Proyek ini belum diketahui judulnya namun diperkirakan akan dirilis Oktober 2012, hanya sebulan sebelum pemilu.
|