|
Kamis, 05 Januari 2012 07:28 |
|
Foto: IDF/Israel National News)
INTELIJEN.co.id - Angkatan bersenjata Israel atau Israel Defense Forces (IDF) mengadakan latihan kejutan di pangkalan pelabuhan Haifa, saat Iran menyelesaikan sepuluh hari latihan perangnya di Selat Hormuz yang mencakup ancaman terhadap Israel, demikian dilaporkan Israel National News, Rabu, 4 Januari 2012.
Dalam latihan perang di Selat Hormuz, menurut Israel National News, Iran mengklaim berhasil mengujicoba rudal jarak jauh yang bisa mencapai pangkalan Israel yang juga menjadi pos militer AS di Timur Tengah. Namun Rusia menolak pandangan bahwa Iran memiliki kemampuan untuk meluncurkan rudal.
Komandan Pangkalan Haifa, Brigadir Jenderal Eli Sharvit, dilaporkan harian itu dengan mengutip pernyataan IDF, memerintahkan latihan kejutan untuk memeriksa kesiapan kapal-kapal Angkatan Laut Israel meninggalkan pelabuhan dan menuju ke laut untuk melakukan operasi.
"Kita harus menjaga kesiapan dan kesiapsiagaan yang tinggi, dalam hal kecepatan kapal meninggalkan pelabuhan dan kemampuan kami untuk memasok mereka, untuk memungkinkan mereka berfungsi terus menerus di laut, untuk kebutuhan operasional di berbagai arena," kata Brigjen Sharvit.
Dia menambahkan bahwa misi operasional membutuhkan "kebugaran tertinggi dan kesiapan untuk memenuhi bingkai waktu keberangkatan yang pendek, termasuk kemampuan dukungan logistik selama dan setelah keberangkatan dari kapal.
"Para prajurit Angkatan Laut sepenuhnya memenuhi persyaratan yang kita tetapkan untuk kita sendiri, dan latihan menunjukkan kekuatan operasional yang tinggi yang mencirikan pangkalan Haifa," tambahnya.
Mayoritas kekuatan operasional Angkatan Laut Israel berbasis di Haifa, yang dibom beberapa kali oleh Hizbullah dalam Perang Lebanon II pada 2006.
Semua kapal di pangkalan Haifa, termasuk kapal rudal, kapal selam, kapal patroli dan kapal lainnya mengambil bagian dalam latihan.
|