|
Rabu, 04 Januari 2012 10:14 |
|
Pesawat Tak Berawak Hermes 900 Israel (Foto: Plano Brasil)
INTELIJEN.co.id - Sebuah negara di Amerika Selatan yang tidak disebutkan namanya, telah setuju membayar kepada Elbit System Israel sebesar 50 juta dolar Amerika Serikat untuk pembelian sistem pesawat udara tak berawak atau unmanned aerial system (UAS), Hermes.
Persetujuan, seperti diberitakan Israel National News, diumumkan oleh perusahaan itu pada Senin, 2 Januari 2012. Dan, negara pembeli ini tampaknya untuk yang pertama kali memesannya.
Menurut pihak Elbit, pembelinya kali ini adalah kantor pemerintah suatu negara di Amerika Latin, mengikuti pelanggan lain sebelumnya, Israel Defense Forces (IDF) dan Cili, yang telah memilih Hermes 900.
Sistem pesawat udara tak berawak ini akan dioperasikan dalam berbagai misi keamanan di garis pertahanan untuk sekitar satu tahun. UAS juga akan mencakup sistem-sistem seperti stasiun pengawasan darat dan komunikasi satelit.
Hermes 900 adalah tulang punggung operasi angkatan bersenjata Israel (IDF). Pesawat tak berawak ini dapat terbang pada ketinggian hingga 30.000 kaki dan membawa muatan relatif besar.
"Hermes 900 sedang membangun posisinya sebagai pesawat tak berawak terkemuka dunia untuk misi intelijen, serta misi di garis pertahanan dan keamanan," kata pejabat Elbit, Elad Aharonson.
Juli lalu, Elbit menjual Hermes 900 untuk Angkatan Udara Cili, dan tahun sebelumnya perusahaan yang berbasi di Israel ini memenangkan kontrak 50 juta dolar AS untuk memasok pesawat tak berawak IDF.
|