Selasa, 22/05/2012 13:21 WIB

Intelijen

Home Warta Gerilyawan Kolombia, FARC, Akan Bebaskan Sandera
Gerilyawan Kolombia, FARC, Akan Bebaskan Sandera
Rabu, 28 Desember 2011 07:51

The Revolutionary Armed Forces of Colombia, FARC (Foto: DTN News)The Revolutionary Armed Forces of Colombia, FARC (Foto: DTN News)

INTELIJEN.co.id - Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia atau Revolutionary Armed Forces of Colombia (FARC), kelompok gerilyawan komunis di negara itu, mengumumkan pada Selasa, 27 Desember 2011, berencana untuk membebaskan enam sandera yang telah ditahan selama lebih dari satu dekade.

Rencana itu dikatakan FARC dalam sebuah pernyataan yang ditadatangani oleh sekretariat  kelompok gerilyawan dan dipublikasikan websitenya, sebagaimana dilansir Xinhua, Rabu, 28 Desember 2011.

FARC mengatakan bahwa enam sandera tersebut akan diserahkan pada Januari 2012. Tiga dari mereka yang dibebaskan termasuk para perwira polisi,Jorge Trujillo Solarta, Jorge Humberto Romero dan Jose Libardo Forero, yang diculik di Kolombia selatan pada 11 Juli 1999.

Para sandera harus diserahkan kepada mantan senator Kolombia, Piedad Cordoba, dan sebuah organisasi kelompok masyarakat sipil, Colombians for Peace, yang telah berusaha untuk mempromosikan inisiatif perdamaian.

"Kami akan segera mengumumkan identitas dari tiga sandera lainnya. Kami berharap pemerintah dan pimpinan militer tidak akan mengulangi apa yang terjadi pada 26 November di Caqueta," kata pernyataan itu.

Pada kesempatan itu, para pemberontak membunuh empat sandera di tenggara negara bagian Caqueta selama upaya penyelamatan.

Pemimpin FARC, Timoleon Jimenez, mengulangi awal bulan ini proposal untuk langkah pertukaran anggota kelompok gerilyawan yang dipenjara pemerintah dengan sandera.

Presiden Kolombia, Juan Manuel Santos, telah menolak setiap pertukaran tersebut dan telah meminta pemberontak untuk membebaskan semua sandera mereka secara sepihak sebagai langkah menuju kemungkinan dialog.

FARC adalah salah satu kelompok gerilyawan tertua yang telah menentang pemerintah Kolombia sejak tahun 1964.


 
Pemerintah AS Sedang Upayakan Referendum bagi Papua
INTELIJEN.co.id - Pemerintah Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Marty Natalagewa harus menyataka
Grup AS dalam Pemerintahan SBY
INTELIJEN.co.id - Wikileaks merilis bocoran terbaru kawat-kawat berita dari pos Kedutaan Besar Amer
Jerusalem Center, Minta Cina dan Rusia Cegah Rencana Serangan Israel ke Iran
INTELIJEN.co.id - Dalam beberapa minggu terakhir ini, berbagai artikel dan analisis di media-media
Konflik Freeport, di Tengah Usaha Renegosiasi Kontrak Tambang
INTELIJEN.co.id - Asap hitam membubung di langit Timika, papua. Penerbangan dari dan menuju Bandara
Poin Pidato Kenegaraan Presiden SBY, Jelang 17 Agustus 2011
INTELIJEN.co.id - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari ini tadi, Selasa 16 Agustus 2011, menyampa
Banner
Banner