|
Selasa, 27 Desember 2011 15:56 |
|
Foto: Istimewa
INTELIJEN.co.id - Kelompok militan Al-Qaeda di Irak, mengaku bertanggung jawab atas serentetan serangan bom mematikan di Baghdad pada Kamis pekan lalu yang menewaskan dan melukai ratusan warga Irak.
The self-styled Islamic State of Iraq (ISI), front al-Qaeda di negara itu, mengatakan dalam sebuah pernyataan yang diposting di sebuah situs Islam, yang dilansir Xinhua, Selasa 27 Desember 2011, bahwa serangan yang dimaksudkan untuk mendukung orang-orang Sunni di penjara oleh pemerintah yang didominasi Syiah dan balas dendam para tahanan Sunni yang dieksekusi oleh pemerintah.
Pernyataan itu mengatakan serangan menargetkan markas keamanan dan patroli militer, termasuk sebuah bom mobil bunuh diri di dekat gedung Komisi Integritas Irak di distrik pusat Karradah Baghdad.
Pernyataan itu mengancam bahwa serangan pada Kamis itu adalah hanya salah satu serangan hari-hari ini yang mana pemerintah Syiah akan menyaksikan segera.
Keaslian pernyataan tersebut tidak dapat segera diverifikasi.
Pada hari Kamis, 23 Desember, 2011, serangkaian serangan bom mematikan mengguncang Baghdad di pagi hari, menewaskan total 63 orang dan melukai 185 orang. Serangan ini terjadi beberapa hari setelah penarikan pasukan AS dari negara itu.
Serangan paling mematikan terjadi di distrik Karradah di Baghdad pusat, ketika sebuah ledakan kuat meledak di luar gedung Komisi Integritas, menewaskan 23 orang dan melukai 46 lainnya.
Serangan terjadi di tengah usaha keras yang tumbuh di antara kelompok Syiah di bawah pemimpin terkemuka Perdana Menteri Nuri al-Maliki dan saingan politiknya, karena keputusan penarikan pasukan AS beberapa hari yang lalu, meninggalkan kurang dari 200 personel di negara itu pada misi pelatihan.
Penarikan terakhir militer AS dari Irak berlangsung lebih awal sebelum tenggat waktu 31 Desember 2011. Menteri Pertahanan Amerika Serikat Leon Panetta pada Minggu, 18 Desember 2011, menandatangani dokumen resmi mengakhiri Perang Irak, setelah pasukan tempur terakhir AS meninggalkan negara itu.
|