|
Rabu, 21 Desember 2011 19:42 |
|
KH Hasyim Muzadi (Foto: Istimewa)
INTELIJEN.co.id - Gerakan terorisme yang terjadi di Indonesia disebabkan oleh faham agama yang radikal.
"Maraknya faham agama yang radikal menjadi ladang subur gerakan terorisme," kata mantan Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi dalam acara stadium generale bertemakan "Budaya Kekerasan dan Terorisme, Budaya Kita?" di Auditorium AJB Fisip UI, Rabu 21 Desember 2011, seperti diwartakan situs www.itoday.co.id.
Menurut Hasyim, terorisme yang melanda Indonesia bukan faham dan budaya asli milik bangsa Indonesia.
"Selama berabad-abad budaya Indonesia dan Islam yang berada di Nusantara tidak mengenal aksi terorisme," paparnya.
Sekjen International Converence Islamic Scholar (ICIH) itu, menjelaskan, bahwa radikalisme agama merupakan faham baru yang berasal dari budaya Timur Tengah.
"Faham ini berkembang pesat setelah kran kebebasan dibuka lebar-lebar Indonesia, menyusul reformasi politik pada 1998," kata pengasuh Pesantren Mahasiswa Al-Hikam Malang, dan Depok.
Kata Hasyim, sebelum reformasi, tidak ada satu pun peristiwa terorisme yang melanda Indonesia karena Islam yang disebarkan dengan cara damai dan tanpa kekerasan.
"Islam dapat berkembang dan bertahan selama berabad-abad di Indonesia, karena disebarkan secara damai tanpa kekerasan," pungkasnya.
|