|
Foto: Istimewa
INTELIJEN.co.id - Seorang anggota parlemen senior Iran mengatakan, Minggu, 18 Desember 2011, bahwa Iran akan menutup Selat Hormuz jika sanksi dikenakan pada ekspor minyak Iran, kantor berita lokal, Mehr, melaporkan.
Hossein Ebrahimi, wakil kepala Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, mengatakan bahwa jika Barat menjatuhkan sanksi minyak di Republik Islam, Iran akan menutup Selat Hormuz dan tidak akan mengizinkan negara lain untuk ekspor minyak melalui perairan strategis tersebut, kata laporan itu.
Parviz Sorouri, seorang anggota komisi, mengatakan pekan lalu bahwa Iran berencana berlatih kemampuan kemampuannya untuk menutup Selat Hormuz, salah satu bagian dunia yang paling penting untuk ekspor minyak mentah dan produk minyak dari negara-negara pesisir Teluk Persia.
"Saat ini, kawasan Timur Tengah memasok 70 persen kebutuhan energi dunia, yang (sebagian besar) diangkut melalui Selat Hormuz. Kami akan mengadakan latihan untuk menutup Selat Hormuz dalam waktu dekat," kata Sorouri.
Sorouri mengancam ketidakamanan dunia, jika wilayah Iran dibuat tidak aman.
"Jika dunia ingin membuat wilayah ini tidak aman, Iran akan membuat dunia tidak aman," kata Sorouri.
Dalam menanggapi pernyataan Sorouri itu, Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Ramin Mehmanparast, menyatakan tidak ada dalam agenda negaranya.
"Seperti Iran telah mengumumkan beberapa kali, masalah menutup Selat Hormuz tidak dalam agenda Iran karena Iran percaya mengenai penegakan stabilitas dan perdamaian di wilayah ini," kata Mehmanparast.
|