|
Senin, 19 Desember 2011 09:01 |
|

INTELIJEN.co.id - Menteri Pertahanan Amerika Serikat Leon Panetta pada Minggu, 18 Desember 2011, menandatangani dokumen resmi mengakhiri Perang Irak, setelah pasukan tempur terakhir AS meninggalkan negara itu.
Menurut Sekretaris Pers Pentagon, George Little, Panetta menandatangani dokumen, berkode EXORD 1003 Victor. Dokumen ini akan mengakhiri secara resmi perang yang berlangsung hampir 9 tahun.
Sebelum Panetta menandatangani dokumen resmi, kesatuan terakhir dari pasukan tempur AS di Irak pada hari Minggu pagi berangkat dan menyeberang ke Kuwait.
Perang membawa korban sekitar 4.500 tentara AS dan lebih dari 100.000 warga Irak tewas, di samping korban luka yang tak terhitung jumlahnya dan 1,75 juta warga Irak mengungsi.
Penarikan terakhir militer AS dari Irak berlangsung lebih awal sebelum tenggat waktu 31 Desember 2011. Tanggal itu ditetapkan oleh Presiden AS Barack Obama untuk memenuhi janji pemilunya menarik semua pasukan Amerika keluar dari Irak sebagaimana disepakati dalam perjanjian keamanan antara kedua negara pada 2008.
Dalam pidato mingguan pada hari Sabtu, Obama menandai berakhirnya Perang Irak, dengan mengatakan bahwa masa depan Irak akan berada di tangan rakyatnya sendiri.
|