Selasa, 22/05/2012 12:58 WIB

Intelijen

Home Warta Ada Upaya Skenario Konflik SARA di Yogyakarta-Surakarta
Ada Upaya Skenario Konflik SARA di Yogyakarta-Surakarta
Minggu, 18 Desember 2011 10:04

Pengamat Intelijen, AC Manullang (Foto: Istimewa)Pengamat Intelijen, AC Manullang (Foto: Istimewa)

INTELIJEN.co.id - Peristiwa perusakan Gua Maria Sendang Pawitra Sinar Surya, Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah dan pengeboman markas FPI di Yogyakarta merupakan skenario pihak tertentu yang ingin membuat dua kota itu terjadi konflik SARA.

"Kalau saya amati, perusakan Gua Maria di Karanganyar dan pengeboman markas FPI yang hampir bersamaan bagian dari skenario yang ingin membuat rusuh SARA," kata pengamat intelijen AC Manullang seperti ditulis situs berita www.itoday.co.id, Sabtu, 17 Desember 2011.

Mantan salah satu Direktur Badan Kordinasi Intelijen Nasional (BAKIN) ini mengamati, target perusakan Gua Maria di Karanganyar karena di wilayah ini dekat Surakarta yang menjadi basis kelompok Jamaah Anshorut Tauhid maupun gerakan Islam lainnya.

"Kelompok Islam yang selama ini diidentikan gerakan radikal dan teroris berada di Surakarta dan sekitarnya. Dan peristiwa di Karanganyar itu, upaya penggiringan opini ke arah sana," ungkapnya.

Kata Manullang, peristiwa pengeboman markas FPI di Yogyakarta, upaya menarik solidaritas kelompok Islam yang ada di Yogyakarta, Surakarta dan sekitarnya untuk menyakinkan bahwa peristiwa ini dilakukan agama tertentu.

"Pengeboman markas FPI yang peristiwanya setelah perusakan Gua Maria dibuat skenario seolah-olah kelompok minoritas telah melakukan balas dendam karena tempat ibadahnya telah dirusak," jelasnya.

Menurut Manullang, kelompok minoritas biasanya akan mengandalkan jaringan internasional dan media dalam pembelaan kasus ini.

"Kalau ini dilakukan, maka kelompok minoritas sudah masuk dalam provokasi dan akan ditanggapi secara langsung kelompok Islam. Ini akan sangat berbahaya dan bisa memunculkan konflik SARA," paparnya.

Peristiwa Peristiwa perusakan Gua Maria Sendang Pawitra Sinar Surya, Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah terjadi Rabu, 14 Desember 2011. Sedangkan pengeboman markas FPI di Yogyakarta pada Kamis 15 Desember 2011.


 
Pemerintah AS Sedang Upayakan Referendum bagi Papua
INTELIJEN.co.id - Pemerintah Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Marty Natalagewa harus menyataka
Grup AS dalam Pemerintahan SBY
INTELIJEN.co.id - Wikileaks merilis bocoran terbaru kawat-kawat berita dari pos Kedutaan Besar Amer
Jerusalem Center, Minta Cina dan Rusia Cegah Rencana Serangan Israel ke Iran
INTELIJEN.co.id - Dalam beberapa minggu terakhir ini, berbagai artikel dan analisis di media-media
Konflik Freeport, di Tengah Usaha Renegosiasi Kontrak Tambang
INTELIJEN.co.id - Asap hitam membubung di langit Timika, papua. Penerbangan dari dan menuju Bandara
Poin Pidato Kenegaraan Presiden SBY, Jelang 17 Agustus 2011
INTELIJEN.co.id - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari ini tadi, Selasa 16 Agustus 2011, menyampa
Banner
Banner