|
Minggu, 18 Desember 2011 09:41 |
|
Foto: presstv.ir
INTELIJEN.co.id - Kementerian Intelijen Iran mengumumkan, Sabtu, 17 Desember 2011, bahwa mereka telah menangkap seorang mata-mata Central Intelligence Agency (CIA) Amerika Serikat di Iran.
Dalam sebuah pernyataan, pihak kementerian mengatakan bahwa mata-mata itu adalah seorang analis CIA yang bertugas melaksanakan operasi intelijen yang kompleks dan penyusupan terhadap aparat intelijen Iran.
"Badan intelijen Iran mengidentifikasi mata-mata setibanya di Pangkalan Udara Bagram di Afghanistan, dipantau tindakannya setelah dia memasuki Iran, dan kemudian ditangkap ketika ia berusaha untuk memulai kegiatan spionase di Iran," kata pernyataan itu seperti dilaporkan televisi Iran, Press TV.
Pernyataan itu menuduh pemerintah AS mengeluarkan biaya besar dan merancang plot rumit untuk menembus sistem intelijen Republik Islam, sebagai upaya untuk terus bermusuhan dan habis-habisan melakukan operasi intelijen terhadap Iran.
Menurut Pres TV, mata-mata CIA, dengan kewarganegaraan Iran, memiliki pengalaman bekerja untuk Divisi Intelijen Militer atau Military Intelligence Division (MID) Angkatan Darat AS di pangkalan militer di Irak dan Afghanistan.
Pada bulan November lalu, seorang anggota parlemen Iran mengatakan bahwa Iran telah dikepung oleh pusat-pusat kegiatan mata-mata Barat di dekat perbatasan di negara-negara tetangga.
Zohre Elahian, anggota Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri parlemen Iran, mengatakan bahwa Mossad Israel, CIA Amerika dan MI6 Inggris telah mendirikan pusat-pusat spionase di perbatasan barat, utara dan timur Iran.
Pusat-pusat spionase itu bertugas mengorganisir aksi teroris dan operasi intelijen terhadap Iran dan warganya, kata anggota parlemen itu.
Iran mengatakan bahwa mereka telah menangkap sejumlah mata-mata Israel dan Amerika Serikat di negara itu selama beberapa tahun terakhir.
|