|
Minggu, 18 Desember 2011 09:27 |
|
Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Leon Panetta (Foto: uk.news.yahoo.com)
INTELIJEN.co.id - Menteri Pertahanan Amerika Serikat Leon Panetta menyatakan keyakinannya mengenai masa transisi menuju demokrasi Libya. Hal itu dikatakan orang nomor satu di Pentagon tersebut dalam kunjungan pertamanya ke negara itu.
Berbicara bersama Perdana Menteri Abdurrahim el-Keib di Tripoli, Panetta memberikan penghargaan terhadap upaya rakyat Libya menggulingkan rezim Moammar Gadhafi. Tetapi ia mengingatkan ada pekerjaan lagi yang akan datang.
"Ini akan menjadi transisi yang panjang dan sulit, tetapi saya memiliki keyakinan bahwa Anda akan berhasil dalam mewujudkan impian pemerintahan representatif dan masa depan yang lebih aman dan sejahtera," katanya seperti dilaporkan CNN.
Mantan Direktur CIA tersebut juga menegaskan, bahwa Amerika Serikat berkomitmen untuk menjadi mitra Libya. "Anda akan memiliki Amerika Serikat yang berkomitmen dan bersedia menjadi teman dan mitra," tegas Panetta.
Leon Panetta, tiba di ibukota Libya, Tripoli, pada Sabtu, 17 Desember 2011, untuk kunjungan singkat di negara Afrika Utara yang telah memulai jalan untuk rekonstruksi setelah beberapa bulan mengalami perang sipil.
Selama kunjungan itu, selain bertemu dengan Abdurrahim el-Keib, Panetta juga bertemu dengan rekannya, Menteri Pertahanan Libya, Kolonel Osama Juwaili.
|