|
Wakil Kepala Staf Umum Tentara Pembebasan Rakyat (PLA), Jenderal Ma Xiaotian, dan Menteri Pertahanan India, AK Antony, di New Delhi (Foto: Xinhua)
INTELIJEN.co.id - India dan Cina sepakat untuk terus meningkatkan komunikasi pertahanan, melalui Dialog Pertahanan Tahunan atau the Annual Defence Dialogue (ADD).
Dialog dilakukan untuk mengembangkan saling percaya dan pemahaman pertahanan yang lebih baik di antara kedua negara, dan putaran keempat dilaksanakan pada Jum'at, 8 Desember 2011, di New Delhi, setelah dua tahun hubungan militer yang penuh gejolak.
Kedua belah pihak setuju untuk mematuhi secara ketat Protocol for implementation of Confidence Building Measures (CBMs) tahun 2006 dalam Line of Actual Control (LAC) untuk menjaga perdamaian dan ketenangan di daerah perbatasan.
"India membuat beberapa saran dalam hal ini ke Cina, yang mana pihak Cina setuju untuk mempertimbangkan," kata pejabat Kementerian Pertahanan India seperti dilaporkan Press Trust of India.
Terkait kesepakatan untuk meningkatkan jangkauan dan ruang lingkup dialog di berbagai tingkatan, Juru Bicara Kementerian Pertahanan India di New Delhi, menyatakan bahwa kedua negara selanjutnya akan saling mengirim delegasi militernya dalam waktu dekat.
"Cina akan mengirimkan delegasi militer ke New Delhi pada akhir bulan ini, yang akan dibalas dengan pengiriman delegasi India pada bulan Januari 2012," kata pernyataan itu.
Ditambahkan, bahwa selama tiga jam perundingan, enam anggota delegasi Cina yang dipimpin Wakil Kepala Staf Umum Tentara Pembebasan Rakyat (PLA), Jenderal Ma Xiaotian, dan Sekretaris Pertahanan India, Shashikant Sharma, membahas berbagai macam isu tentang kedua negara.
Beberapa sumber, menurut Press Trust, mengatakan bahwa pihak India mengusulkan pergeseran pos-pos Perbatasan sebagai penyegaran CBMs.
Namun, tidak jelas di sisi mana pos-pos perbatasan yang telah direkomendasikan untuk dipindahkan.
India berbagi perbatasan panjang dengan Cina di sepanjang negara bagian Jammu dan Kashmir, Himachal Pradesh dan Uttarakhand di utara, dan dengan negara bagian Arunachal Pradesh dan Sikkim di timur laut.
Sumber-sumber itu mengatakan, India juga telah menyarankan sejumlah CBMs lain, yang akan dipertimbangkan oleh pihak Cina.
Setelah pembicaraan itu, delegasi Cina bertemu dengan Menteri Pertahanan India, AK Antony.
Menurut juru bicara kementerian, pihak Cina mengungkapkan kepuasan atas diskusi yang positif dan konstruktif antara kedua pihak. Sementara itu, Antony berharap dialog tingkat tinggi antara institusi pertahanan kedua belah pihak, akan semakin menumbuhkan proses dialog.
Ditambahkan, kedua belah pihak mendiskusikan program dialog pertahanan selama 2012, dan sepakat bahwa jangkauan dan ruang lingkup dialog di berbagai tingkatan secara bertahap akan ditingkatkan, termasuk untuk melakukan latihan militer bersama.
Pada dialog putaran keempat kali ini, menurut juru bicara itu, Cina dan India menekankan penguatan mekanisme kelembagaan untuk diskusi perbatasan, yang diharapkan akan segera dioperasionalkan.
"Mencermati penerapan CBMs dan LAC yang berhasil dalam memelihara perdamaian dan ketenangan di perbatasan, kedua negara memutuskan untuk terus menerapkan dan meningkatkan langkah-langkah tersebut," kata juru bicara.
Dialog Pertahanan Tahunan dibentuk berdasarkan ketentuan-ketentuan MoU Dialog dan Kerjasama di bidang Pertahanan, yang ditandatangani antara kedua negara pada Mei 2006.
Dialog tahunan pertama diadakan di Beijing pada bulan November 2007, kedua di India pada bulan Desember 2008 dan yang ketiga di Beijing pada Januari 2010.
|