Selasa, 22/05/2012 12:39 WIB

Intelijen

Home Warta Kandidat Presiden AS dari Republik akan Dukung Rencana Serangan Israel Terhadap Iran
Kandidat Presiden AS dari Republik akan Dukung Rencana Serangan Israel Terhadap Iran
Jumat, 09 Desember 2011 19:38

Newt Gingrich (Foto: latribuna.hn)Newt Gingrich (Foto: latribuna.hn)

INTELIJEN.co.id - Kandidat Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Newt Gingrich, pada Kamis, 8 Desember 2011, dalam sebuah wawancara, berjanji bahwa jika dirinya terpilih sebagai presiden,  ia akan membantu Israel merencanakan serangan terhadap fasilitas nuklir Iran.

"Saya sudah mengatakan kepada publik bahwa saya lebih suka merencanakan operasi gabungan konvensional. Jika Israel mengatakan kepada saya terlebih dahulu (mengenai serangan yang direncanakan terhadap Iran), saya akan mengatakan, 'Bagaimana kami dapat membantu Anda?'. Aku akan memberikan mereka intelijen, akan memberikan mereka dukungan logistik" kata Gingrich, seperti dilaporkan CNN.

Dia menambahkan, bahwa sebuah senjata nuklir Iran berpotensi memunculkan Holocaust kedua. Israel adalah sebuah negara kota. Dua atau tiga senjata nuklir akan menghapus sebagian besar rakyat Yahudi yang tinggal di Israel. Saya percaya, kata Gingrich, (Presiden Iran) Ahmadinejad akan melakukannya dalam sekejap.

"Saya pikir dunia perlu memahami, bahwa Iran tidak boleh mendapatkan senjata nuklir. Seluruh dunia dapat memutuskan, apakah mereka membantu kita menghentikannya secara damai, atau mereka memaksa kita untuk menggunakan kekerasan. Namun Iran tidak akan mendapatkan senjata nuklir," kata Gingrich.

Gingrich juga menyatakan dukungan untuk Israel dalam pertemuan Koalisi Yahudi dalam Partai Republik di Washington pada Rabu, 7 Desember 2011, di mana ia mengatakan, bahwa jika terpilih sebagai presiden, ia akan memindahkan kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Pernyataan itu terkait dengan serangan-serangan rudal oleh kelompok oposisi Palestina, Hamas.

"Dapatkah anda bayangkan jika tetangga sebelah rumah kami menembakkan rudal-rudal pada kami dan kami berkata: Oh, kami bisa datang ke meja perundingan? Bagaimana berkata kepada Hamas: hentikan kekerasan dan datang ke meja perundingan?, kata Gingrich dalam sambutannya pada pertemuan itu.

Dia menambahkan, bahwa kekerasan-kekerasan itu harus dihentikan.

Popularitas Newt Gingrich sebagai calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, terus melonjak. Ia mengungguli mantan Gubernur Massachusetts Mitt Romney dalam beberapa jajak pendapat nasional dan dalam pemilihan awal di beberapa negara bagian seperti Iowa dan South Carolina.


 
Pemerintah AS Sedang Upayakan Referendum bagi Papua
INTELIJEN.co.id - Pemerintah Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Marty Natalagewa harus menyataka
Grup AS dalam Pemerintahan SBY
INTELIJEN.co.id - Wikileaks merilis bocoran terbaru kawat-kawat berita dari pos Kedutaan Besar Amer
Jerusalem Center, Minta Cina dan Rusia Cegah Rencana Serangan Israel ke Iran
INTELIJEN.co.id - Dalam beberapa minggu terakhir ini, berbagai artikel dan analisis di media-media
Konflik Freeport, di Tengah Usaha Renegosiasi Kontrak Tambang
INTELIJEN.co.id - Asap hitam membubung di langit Timika, papua. Penerbangan dari dan menuju Bandara
Poin Pidato Kenegaraan Presiden SBY, Jelang 17 Agustus 2011
INTELIJEN.co.id - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari ini tadi, Selasa 16 Agustus 2011, menyampa
Banner
Banner