|
Pilot-pilot Korea Utara yang membantu melatih Kompi MIG-17 dan MIG-21 Vietnam pada dekade lalu (Foto: Istimewa)
INTELIJEN.co.id - Korea Utara mengirim puluhan pilot ke Perang Vietnam dekade lalu, dengan sekutu komunisnya untuk secara khusus mengoperasikan jet tempur MiG-17 dan MiG-21 dalam pertempuran melawan Amerika Serikat, menurut sebuah dokumen yang dirilis baru-baru.
"Pada 21 September 1966, permintaan ijin Korea Utara untuk mengirim resimen Angkatan udara dalam membantu mempertahankan Vietnam Utara menghadapi serangan udara AS, diperiksa dan disetujui secara resmi oleh Komite Militer Pusat Partai Komunis Vietnam, yang dipimpin Jenderal Vo Nguyen Giap," bunyi dokumen-dokumen yang diambil dari seorang pejabat publikasi sejarah Tentara Rakyat Vietnam.
Tiga hari kemudian, menurut Kantor Berita Korea Utara, Yonhap, Kepala Staf Umum Korea Utara, Choi Kwang, dan mitranya dari Vietnam Utara, Van Tien Dung, mengadakan pembicaraan mengenai peran rinci Pyongyang dalam perang.
The Woodrow Wilson International Center for Scholars, sebuah lembaga think tank di Washington, mempelajari dokumen-dokumen itu dan membuat publikasi di situs Web-nya sebagai bagian dari Proyek Dokumentasi internasional Korea Utara.
Pada tahun 2000, 25 tahun setelah berakhirnya Perang Vietnam, Korea Utara dan Vietnam mengakui untuk pertama kalinya bahwa Korea Utara telah memberikan dukungan militer dalam pertempuran melawan pesawat-pesawat Amerika Serikat.
Vietnam Utara meminta bantuan pilot-pilot Korea Utara dalam latihan dan perang semu, untuk mempelajari pengalaman mereka dalam menembak jatuh jet tempur AS selama Perang Korea 1950-1953.
Baru-baru ini diluncurkan berkas-berkas yang menunjukkan rincian dukungan militer Korea Utara tersebut.
"Pada akhir bulan Oktober atau selama November 1966 Korea Utara akan mengirimi Vietnam para ahli dengan jumlah yang cukup untuk kompi MiG-17 Vietnam (yang terdiri dari sepuluh pesawat)," bunyi kesepakatan kedua pihak dalam perundingan pada 21 September 1966.
Korea Utara menambahkan akan mengirimkan lebih banyak ahli untuk kompi kedua MiG-17 Vietnam pada akhir 1966 atau awal 1967. Dan selama 1967 Korea Utara bahkan membantu mempersiapkan satu kompi lagi, MIG-21 Vietnam.
"Selama 1967, setelah Korea Utara selesai mempersiapkan para ahli dan setelah Vietnam mampu menyiapkan pesawat yang cukup, Korea Utara akan mengirim ke Vietnam para ahli dengan jumlah cukup untuk satu kompi MiG-21 Vietnam ," bunyi kesepakatan kedua pihak.
|