Selasa, 22/05/2012 12:26 WIB

Intelijen

Home Warta Kapal Selam Dolphin Israel-4, Ancaman Lain Serangan ke Iran?
Kapal Selam Dolphin Israel-4, Ancaman Lain Serangan ke Iran?
Kamis, 01 Desember 2011 15:36

Kapal Selam Kelas Dolphin Israel (Foto: San Fransisco Sentinel)Kapal Selam Kelas Dolphin Israel (Foto: San Fransisco Sentinel)

INTELIJEN.co.id - Untuk pertamakalinya sejak 2005, Jerman akan membuat kapal selam kelas Dolphin Israel yang ke empat, dan akan membayar sepertiga dari biaya pembuatan, demikian dikatakan oleh sebuah laporan, Rabu, 30 November 2011, seperti dikutip Israel National News.

Dua kapal selam Dolphin lain yang dimiliki Israel, pembuatannya sepenuhnya dibiayai oleh Jerman. Sementara yang ketiga, setengahnya didanai oleh Israel. Dua kapal selam lagi masih dalam pembangunan.

Jerman telah menyiapkan 135 juta Euro untuk proyek tersebut, kata seorang pejabat Jerman yang dikutip pers.

Kapal selam Dholphin adalah kendaraan tunggal yang paling mahal dalam kekuatan pertahanan Israel dan dianggap paling canggih di antara kapal-kapal selam konvensional di dunia. Setiap kapal selam dipersenjatai dengan tabung torpedo, yang mampu menembakkan rudal sub-Harpoon. Kapal selam juga mampu menyebarkan ranjau, dan dikenal dapat membawa rudal berkepala nuklir.

Sementara Israel tidak pernah mengakui memiliki senjata nuklirĀ  ---dan pada tahun 2000 menolak untuk menjual rudal jangka panjang Tomahawk Israel, yang dapat digunakan untuk serangan nuklir---, Israel dikabarkan telah mampu menguji versi nuklir jarak menengah, rudal jelajah Popeye Turbo, pada 2002.

Menurut sebuah laporan, rumor itu mengangkat penjualan lebih lanjut kapal selam Dolphin tahun 2003, meskipun Jerman menolak keras dengan kemungkinan bahwa Israel bisa menyebarkan senjata nuklir. Laporan itu mengatakan bahwa kedua negara juga tawar-menawar harga. Masalah itu akhirnya diselesaikan pada 2006, ketika Jerman dan Israel menandatangani kontrak untuk akuisisi dua lebih kapal selam Dolphin ke Israel.

Analis media mengatakan hal itu adalah bukan sebuah kebetulan, bahwa berita tentang kesepakatan itu bocor pada hari setelah mahasiswa Iran menghancurkan Kedutaan Besar Inggris di Teheran.

"Cerita tentang kesepakatan pembuatan Dolphin, mengirim pesan kepada Teheran, bahwa, Israel dan Barat tidak akan mengambil ekses lebih banyak terkait Iran. Kapal selam Dolphin adalah senjata ampuh, dan jika digunakan akan membuat malapetaka di Iran. Saya yakin pesan telah diterima oleh Teheran," kata analis itu.


 
Pemerintah AS Sedang Upayakan Referendum bagi Papua
INTELIJEN.co.id - Pemerintah Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Marty Natalagewa harus menyataka
Grup AS dalam Pemerintahan SBY
INTELIJEN.co.id - Wikileaks merilis bocoran terbaru kawat-kawat berita dari pos Kedutaan Besar Amer
Jerusalem Center, Minta Cina dan Rusia Cegah Rencana Serangan Israel ke Iran
INTELIJEN.co.id - Dalam beberapa minggu terakhir ini, berbagai artikel dan analisis di media-media
Konflik Freeport, di Tengah Usaha Renegosiasi Kontrak Tambang
INTELIJEN.co.id - Asap hitam membubung di langit Timika, papua. Penerbangan dari dan menuju Bandara
Poin Pidato Kenegaraan Presiden SBY, Jelang 17 Agustus 2011
INTELIJEN.co.id - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari ini tadi, Selasa 16 Agustus 2011, menyampa
Banner
Banner