|
Foto: Xinhua
INTELIJEN.co.id - Wakil Ketua Komisi Pusat Militer Chin,a Xu Caihou, bertemu dengan Panglima Angkatan Bersenjata Myanmar, Min Aung Hlaing, Selasa, 29 November 2011. Pertemuan, mengungkapkan harapan untuk memperluas kerjasama militer kedua negara.
Cina melihat sangat penting untuk kerjasama persahabatan dengan angkatan bersenjata Myanmar, dan siap bergabung dengan mereka untuk memperluas pertukaran bilateral dan kerjasama, mempertahankan perdamaian dan stabilitas di sepanjang daerah perbatasan dan berkontribusi terhadap pembangunan kedua negara ", kata Xu, sebagaimana dilaporkan Xinhua.
Xu berbicara perkembangan hubungan yang semakin meningkat antara Cina dan Myanmar dalam beberapa tahun terakhir dan mengingatkan kunjungannya ke negara itu pada Mei 2011 lalu.
"Cina menghargai dukungan jangka panjang dan berharga Myanmar tentang isu-isu utama tentang kepentingan inti China," kata Xu.
Ditambahkannya bahwa Cina menghormati kedaulatan dan integritas wilayah Myanmar, dan memahami kehendak Pemerintah Myanmar dan rakyatnya untuk mempertahankan persatuan nasional.
"Untuk memperkuat hubungan betetangga yang baik antara Cina dan Myanmar adalah sangat penting untuk rakyat kedua negara dan pembangunan ekonomi dan sosial," kata Xu.
Sementara, Min Aung Hlaing, menekankan rasa persahabatan yang mendalam antara masyarakat dan angkatan bersenjata kedua negara.
"Persahabatan Myanmar dan China tidak akan berubah, tidak peduli bagaimana perubahan situasi internasional," katanya.
Panglima itu mengatakan Myanmar akan terus memperkuat saling percaya dan kerjasama timbal balik strategis dengan Cina dan menjaga kepentingan bersama kedua negara.
Min Aung Hlaing memulai kunjungan resminya pada Minggu, 27 November 2011, atas undangan Chen Bingde, Kepala Staf Umum Tentara Pembebasan Rakyat (PLA). Ini juga kunjungannya ke Cina yang keenam kali. Selain Beijing, ia juga mengunjungi beberapa akademi militer dan mengadakan perjalanan ke Shanghai, Hangzhou dan Chengdu.
Dalam pembicaraan sebelumnya dengan Chen Bingde, Senin, 28 November 2011, Min Aung Hlaing menegaskan bahwa Myanmar akan mematuhi kebijakan satu-Cina dan menyatakan penghargaannya atas dukungan Cina untuk pembangunan militer Myanmar. Dikatakannya bahwa Myanmar berharap untuk meningkatkan kemitraan komprehensif dan strategis dengan China.
Cina dan Vietnam telah memperluas kerjasama pragmatis dan efektif dalam berbagai bidang dalam beberapa tahun terakhir, seperti kunjungan tingkat tinggi, pelatihan personil, pertahanan perbatasan dan kerjasama peralatan.
|